Perkedel : Makanan Hasil “pernikahan” Indo-Eropa

Bagi banyak orang Indonesia, kue sudah pasti bukan makanan asing. Kue bisa didapatkan di berbagai macam makanan, seperti soto, soto, menu nasi tumpeng, dll. Meski hal ini biasa terjadi, hanya sedikit orang yang mengetahui cara membuat kue muncul di Indonesia.

Makanan ini berbahan dasar kentang goreng dan tumbuk, kemudian dicampur dengan daging giling, lalu digoreng lagi, ternyata memiliki sejarah yang panjang dan menjadi pie yang kita kenal sekarang.

Wikipedia melaporkan bahwa kue tersebut sebenarnya berasal dari kata Belanda “Fikadeller” atau “Frikadel”, yaitu sejenis daging cincang atau giling yang telah diperas dan digoreng. Daging merupakan bahan utama frikadel, namun yang membedakan adalah di Indonesia kentang adalah bahan utamanya.

Masa penjajahan Belanda memberikan pengaruh yang signifikan terhadap budaya dan kuliner Indonesia, sehingga tidak heran jika makanan asal Eropa ini juga diadopsi dan menjadi salah satu khasanah kuliner Indonesia dalam berbagai bentuk.

Baca juga : Ragam Jenis Ayam Goreng Ala Indonesia

Saat itu, sepertinya daging sapi atau babi merupakan bahan yang sangat mahal, maka orang Indonesia memodifikasi Frikadel dengan menambahkan kentang tumbuk. Saat itu kentang merupakan tanaman yang mudah ditemukan dan murah, sehingga kentang menjadi bahan utama. Karena pengucapan Frikadel yang sulit diucapkan, lambat laun menjadi Perkedel dan menjadi kue yang kita kenal sekarang.

Ternyata ini merupakan perjalanan panjang dalam asal muasal atau sejarah kue, dan kue telah menjadi salah satu khasanah kuliner nusantara.

Baca juga : How To Make Klepon, Indonesia’s Famous Traditional Snack

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *