Apakah Sate Terinspirasi dari Kebab?

Ada sejumlah versi asal-usul sate. Buku Balinese Food: The Traditional Cuisine & Food Culture of Bali (2014) karya Vivienne Kruger, misalnya, menyebut bahwa sate atau satay berasal berasal dari makna Tamil yaitu sathai. 

Ini untuk menyebut potongan daging yang diasinkan selanjutnya dipanggang bersama tusuk kayu dan dicelupkan ke didalam saus khusus sebelum dimakan. Cara mengolah daging kebab khas Turki dan Arab menjadi ide bagi kaum saudagar muslim Tamil dan Gujarat yang berasal berasal dari Asia Selatan (India) untuk menciptakan kuliner daging bakar. Mereka mempunyai resep itu ke Asia Tenggara, termasuk Nusantara. 

Sebelumnya, orang Jawa memasak daging bersama cara direbus, terutama untuk menu catering pernikahan. Setelah mengenal kebab berkat interaksi bersama kaum pedagang Tamil, Gujarat, termasuk Arab dan juga Turki, mereka menjadi lebih senang membakar atau memanggang daging sebelum disantap. Hal itu berlanjut hingga sekarang. Di Indonesia, sate kambing atau domba menjadi kesukaan warga keturunan Arab. 

Olahan ini termasuk populer digunakan terhadap waktu perayaan Idul Adha waktu daging kambing dan sapi melimpah. Tak cuma bangsa India dan Arab yang dikait-kaitkan bersama histori sate, Cina pun demikian. Dilansir Medium.com, tersedia termasuk teori lain yang menyatakan bahwa kata sate berasal berasal dari makna Minnan –salah satu dialeg bahasa di Cina– yaitu sa tae bak yang bermakna tiga potong daging.

catering

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *