Inilah Asal Usul Sosis

Dituturkan di dalam sebuah artikel berasal dari history.com, asal mula sosis sanggup ditelusuri ulang ke era Kaisar Romawi yang terkenal, Nero, dan juru masaknya, Gayus.

Mereka berdua hidup pada pertengahan abad pertama Masehi; dan Gayus mungkin ialah orang pertama yang menciptakan sosis. Menariknya, ia memulainya berasal dari ketidaksengajaan.

Pada zaman Romawi, babi biasanya dibiarkan kelaparan sepanjang satu minggu, sebelum disembelih. 

Kala itu, Gayus sedang mengawasi dapurnya dan ia mengetahui bahwa seekor babi sudah dipanggang seutuhnya tanpa dibersihkan terlebih dahulu (terutama anggota organ dalamnya). Ia kemudian menusukkan pisau ke perut babi, untuk melihat apakah daging panggang itu sanggup dimakan, dan keluarlah ususnya: yang kosong gara-gara diet kelaparan dan mengembang gara-gara panas.  

Baca juga : Manfaat Telur Puyuh Bagi Kesehatan

Menurut legenda, sementara itu Gayus berseru,

“Saya sudah menemukan suatu hal yang amat penting!”

Ia kemudian isikan usus babi bersama daging giling, dicampur bersama rempah-rempah, dan gandum. Walhasil, terciptalah sosis pertama di dunia. 

Setelah itu, sosis menyebar ke semua Eropa, dan hingga ke Jerman. Orang Jerman kemudian mengklaim sosis sebagai milik mereka; dan mereka pun menciptakan sejumlah menu sosis berbeda, untuk dinikmati dengan bir dan kraut (kubis yang diiris halus dan difermentasi).
Berdasarkan penelusuran historis itu, sesungguhnya tidak benar menyebut Jerman sebagai negara pertama yang menciptakan sosis. Tetapi, klaim mereka sebagai “negeri sosis” sesungguhnya mampu dimaklum.  Mereka terbukti berhasil mengembangkan bervariasi menu sosis; dan setidaknya sekarang telah miliki 1.500 jenis sosis. Di indonesia, sosis biasanya menjadi lauk makanan, misalnya lauk nasi tumpeng.

Baca juga : 5 This typical Indonesian cake made of grated coconut is delicious and addicting